Rabu, 10 Mei 2017

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PERTUKARAN PEMUDA ANTAR NEGARA PROV. NTB 2017 (KPN MENYUSUL)

Salam Pemuda Indonesia !

Setelah melalui berbagai tahapan seleksi (Tes Tulis, Depth Interview, Dinamika Group, dan Art Performance) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

Kami ucapkan selamat kepada pemuda-pemudi Nusa Tenggara Barat yang akan menjadi perwakilan provinsi NTB untuk program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2017!

Berdasarkan surat Hasil Seleksi Program PPAN dari Dispora Provinsi Nusa Tenggara Barat No. 427/625/Dispora/V/2017, Tanggal 10 Mei 2017, berikut nama peserta yang terpilih (ranking 1):


1. Ship for Southeast Asian Youth Program (SSEAYP)

Ranking No  Peserta  Nama  Nilai Keseluruhan
I 47 Duwi Wulandari 7,96
II 34 Evi Isnasli Via Putri 7,92
III 35 Karin Selma Alkautsar 7,90
IV 32 Nur Imamah 7,66
V 44 Lili Suryani 7,04



2. ASEAN STUDENT VISIT INDIA (ASVI)

Ranking No Peserta    Nama  Nilai Keseluruhan

I

48

Mia Rizkiana

7,99

II

36

Lutfia Al-Qarani

7,83

III

15

Safinatunnaja Amini

7,68

IV

19

Ni Wayan Satya Ayu Wiresti

7,54

V

39

Kurnia Zulhandayani Rizky

7,23


3. Indonesia Canada Youth Exchange Program (ICYEP)

Ranking  No  Peserta  Nama          Nilai Keseluruhan
I 11 M. Zurhalki 8,10
II 25 Lalu Azhar Rafsanjani 7,57
III 51 Muhammad Akbar 7,45
IV 38 Syarin 7,07
V 5 Yarham Fathul Akbar  6,74 


Kami ucapkan Terima Kasih atas partisipasi peserta lainnya.
Jangan menyerah dan tetap berkontribusi untuk masyarakat sekitar.

PCMI NTB akan mengundang peserta terpilih dan runner-up untuk mengikuti kegiatan Pre-Departure Training di kota Mataram, berupa latihan menari, site visit, diskusi dan kegiatan sosial bersama.
Informasi akan kami sampaikan via SMS/Social Media. So wait for it !

Bagi peserta yang mengikuti seleksi KPN 2017.
Pihak KA-KPN masih menunggu surat keputusan dari DISPORA PROV. NTB
Semangat dan sukses untuk Pemuda NTB, Pemuda Indonesia !

Senin, 17 April 2017

GROUP CULTURAL PERFORMANCE SELEKSI PPAN DAN KPN 2017



GROUP CULTURAL PERFORMANCE

GROUP 1

No Peserta 1
No Peserta 15
No Peserta 17
No Peserta 2
No Peserta 5
No Peserta 11

GROUP 2

No Peserta 19
No Peserta 22
No Peserta 31
No peserta 13
No Peserta 14
No Peserta 16
GROUP 3

No Peserta 32

No Peserta 34

No Peserta 35

No Peserta 18

No Peserta 23

No Peserta 25

GROUP 4

No Peserta 36
No Peserta 39
No Peserta 44
No Peserta 27
No Peserta 28
No Peserta 38

GROUP 5


No Peserta 47
No Peserta 48
No Peserta 49
No Peserta 52
No Peserta 45
No Peserta 51


Durasi : 10 Menit
Tema : Bebas dan sekeratif mungkin

PENGUMUMAN 30 BESAR PESERTA SELEKSI PERTUKARAN PEMUDA ANTAR NEGARA & KAPAL PEMUDA NUSANTARA


PENGUMUMAN 30 BESAR PESERTA SELEKSI PERTUKARAN PEMUDA ANTAR NEGARA & KAPAL PEMUDA NUSANTARA

PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT





Wanita

No Peserta 1

No Peserta 15

No Peserta 17

No Peserta 19

No Peserta 22

No Peserta 31

No Peserta 32

No Peserta 34

No Peserta 35

No Peserta 36

No Peserta 39

No Peserta 44

No Peserta 47

No Peserta 48

No Peserta 49

No Peserta 52



Pria

No Peserta 2

No Peserta 5

No Peserta 11

No peserta 13

No Peserta 14

No Peserta 16

No Peserta 18

No Peserta 23

No Peserta 25

No Peserta 27

No Peserta 28

No Peserta 38

No Peserta 45

No Peserta 51

VENUE : KANTOR DISPORA PROV. NTB. JL MAJAPAHIT SEBELAH TIMUR RUMAH SAKIT UNRAM.

WAKTU : 7.30 WITA

DRESSCODE : PUTIH HITAM

KEGIATAN : WAWANCARA DAN GROUP CULTURAL PERFORMANCE

Minggu, 09 April 2017







Salam Pemuda !


Berembe kabar, apa rungan, bune haba, pemuda pemudi Nusa Tenggara Barat?
Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mengadakan kembali Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2017. Provinsi Nusa Tenggara Barat kali ini mendapatkan kuota PPAN 2017:

 


1. 1 perempuan usia 20-30 tahun untuk program Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Programme (SSEAYP).

2. 1 perempuan usia 19-24 tahun untuk program Asean Students Visit India (ASVI).

3. 1 laki-laki usia 20-24 tahun (masih dalam konfirmasi) untuk Indonesia Canada Youth Exchange Program (ICYEP).








Selain itu, akan ada seleksi Kapal Pemuda Nusantara (KPN) yang akan membawa kalian berkeliling Indonesia. Setiap tahun, akan ada 3 perwakilan dari setiap provinsi di Indonesia.

Ingin menjadi bagian dari program-program diatas? Ingin mendapat kesempatan emas sekali dalam seumur hidup sebagai wakil kebanggaan provinsi Nusa Tenggara Barat di kancah internasional?

Prepare yourself, be brave and get your once in a lifetime golden opportunity! Karena mungkin kamulah duta muda bangsa yang Nusa Tenggara Barat cari!
Unduh Formnya di Link:
http://bit.ly/PPAN-KPN-NTB2017


Hubungi Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten/kota masing-masing dan untuk teman-teman yang sedang berada di kabupaten/kota lain dapat menghubungi Dispora terdekat untuk informasi PPAN lebih lanjut atau hubungi contact person PCMI NTB:
@sthumairah  : +62 817-5718-491
@iqbal03ha :+62 823-4165-2478

Jumat, 22 April 2016

HASIL SELEKSI PPAN DAN KPN 2016

We are very delighted to announce the participants who are eligible to represent West Nusa Tenggara for Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) and Kapal Pemuda Nusantara (KPN) 2016. 

There will be one candidates and four reserved participants for SSEAYP , IChYEP and ASVI.

Ship for Southeast Asian Youth Program (SSEAYP)

1. SITI HUMAIRAH TAUHIDAH - West Sumbawa

2. KARIN SELMA ALKAUTSAR (RESERVED) - Mataram
3. DUWI WULANDARI (RESERVED) - Mataram
4. INTAN PURNAMA DEWI (RESERVED) - Mataram
5. SUHARTINI (RESERVED) - Central Lombok

Indonesia- China Youth Exchange Program (IChYEP)

1. ANHAR PUTRA ISWANTO- North Lombok

2. ARDIANSYAH (RESERVED) - Mataram
3. MUHAMMAD AKBAR (RESERVED) - Bima
4. MUHAMMAD ZAINI (RESERVED) - Mataram
5. MUHAMMAD ALAWI (RESERVED) - Central Lombok

ASEAN Students Visit India (ASVI)

1. IQBAL MAULANA - Mataram

2. LALU IRPAN HADIMI (RESERVED) - West Lombok
3. HAZAIRIN ALFIAN (RESERVED) - East Lombok
4. ISMAIL (RESERVED) - Dompu
5. IMAM WIERAWARISYAH E. (RESERVED) - Sumbawa

 --------------------------------------------------------------------------------------------------------

KAPAL PEMUDA NUSANTARA (KPN)

1. ISMAIL - Dompu

2. PANJI TANASHUR - Central Lombok

3. NI KOMANG TINTRIANI - East Lombok


We thank you for your cooperation.  
Congratulations to those who succeed, and good luck to those who can not make it this year, There is always next time!


You may contact the committee if you have any question.  
087864177729 (Ayu)
081338375013 (Endang)

Selasa, 29 Maret 2016

PENGUMUMAN SELEKSI PPAN 2016





PENGUMUMAN

            PCMI NTB, telah berkoordinasi dengan pihak Dikpora di masing-masing Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan ini, mengumumkan batas akhir pendaftaran untuk Seleksi PPAN 2016 tingkat Kabupaten/Kota berikut dengan jadwal dan tempat seleksi.  

NO
Kabupaten/kota
Batas Akhir Pendaftaran
Tanggal Seleksi
Waktu Seleksi
Tempat Seleksi
1.
Kota Mataram
31 Maret 2016
4-5 April 2016
08.00 - Selesai
Kantor Dikpora Kota Mataram
2.
Kabupaten Lombok Barat
4 April 2016
4 April 2016
08.00 - Selesai
Kantor Dikpora Kabupaten Lombok Barat
3.
Kabupaten Lombok Tengah
29 Maret 2016
30 Maret 2016
08.00 - Selesai
Kantor Dikpora Kabupaten Lombok Tengah
4.
Kabupaten Lombok Timur
4 April 2016
5 April 2016
08.00 - Selesai
Kantor Dikpora Kabupaten Lombok Timur
5.
Kabupaten Lombok Utara
Menyusul
Menyusul
Menyusul
Menyusul
6.
Kabupaten Sumbawa Barat
3 April 2016
4 April 2016
08.00 - Selesai
Menyusul
7.
Kabupaten Sumbawa Besar
Menyusul
Menyusul
Menyusul
Menyusul
8.
Kabupaten Dompu
31 Maret 2016
1-2 April 2016
08.00 - Selesai
Kantor Dikpora Kabupaten Dompu
9.
Kota Bima
Menyusul
Menyusul
Menyusul
Menyusul
10.
Kabupaten Bima
Menyusul
Menyusul
Menyusul
Menyusul


                Diharapkan semua peserta tetap mengikuti informasi, baik dari pihak Dikpora Kabupaten/Kota masing-masing maupun PCMI NTB.



Hormat Kami,


                                                                                                                                                                         PCMI NTB

Sabtu, 26 Maret 2016

AUSTRALIA - INDONESIA YOUTH EXCHANGE PROGRAM (AIYEP) 2015-2016


Oleh:
Lalu Mandra Maya


Nama saya Lalu Mandra Maya, alumni AIYEP 2015. Saya asli dari Lombok.

Saat pertama kali ikut seleksi PPAN tahun 2015 saya tidak terpikir akan terpilih untuk menjadi  wakil NTB untuk program Pertukaran Pemuda Indonesia - Australia. Sekilas saya akan menceritakan pengalaman yang pertama kali saya dapatkan seumur hidup bersama AIYEP dan seluruh delegasi dari seluruh provinsi di Indonesia.


AIYEP merupakan program yang lahir dari kerjasama antara Indonesia dan Australia selama 34 tahun yang bergerak di bidang kepemudaan. Karena bergerak di bidang kepemudaan dan partisipasi, maka program ini mengikutsertakan pemuda dan pemudi dari Indonesia dan Australia yang diseleksi dan dipilih melalui jalur seleksi yang sangat ketat demi memilih yang terbaik diantara yang terbaik. Untuk Indonesia sendiri  unttuk tahun 2015-2016 diseleksi sebanyak 18 orang  dari 18 provinsi di Indonesia dengan pembagian 9 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Dengan kata lain 1 orang mewakili 1 provinsi dari 18 daerah di Indonesia. Sedangkan dari Australia sendiri, diseleksi 18 orang pemuda dengan pembagian 9 orang putra dan 9 orang putri dari Australia yang telah melewati seleksi ketat dari berbagai negara bagian di Australia.

Program ini diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia sedangkan untuk Australia, berada di bawah tanggung jawab Department of Foreign Affair and Trade (DFAT), Australia Indonesia Institute (AII)  ,The Aid Program dan The Communication Network (TCN) mengkoordinir dan menjalankan proses penyeleksian 9 putra dan 9 putri dari beberapa negara bagian dan wilayah di Australia.

AIYEP sendiri terdiri dari 2 fase yaitu fase Australia dan fase Indonesia yang berlangsung selama kurang lebih 4 bulan yang berlangsung dari bulan Oktober 2015 hingga bulan Februari 2016. Fase Australia terdiri dari fase kota dan fase desa atau rural phase sedangkan untuk fase Indonesia juga terdiri dari dua fase yang sama yaitu fase desa dan fase kota. Untuk periode tahun 2015-2016, fase kota di Australia berlangsung di kota Canberra (Australian Capital Territory) , dan fase desanya berlangsung di New South Wales tepatnya di Ulladula. Sedangkan untuk fase di Indonesia berlangsung di kabupaten Sambas, desa Lumbang untuk fase desa dan kota Pontianak, Kalimantan Barat untuk fase kota.

Saat pertama menginjakkan kaki di Jakarta sewaktu Pre Departure Training (PDT) tanggal 1 s.d 10 September 2015, saya merasa itu hal yang pertama yang saya dapatkan karena baru pertama kali menaiki pesawat dan pertama kali juga ke Jakarta. Tentunya saya sangat senang dan bahagia akan hal tersebut, di samping bertemu dengan teman-teman baru juga bertemu dengan berbagai narasumber terkenal dan senior-senior AIYEP yang lain yang merupaka suatu kebanggaan tersendiri. Saat PDT banyak sekali hal-hal menarik yang dilakukan antara lain City Exploration, Team Bounding Practice, game, dan masih banyak lagi.
Saat-saat kami berangkat ke Australia merupakan saat-saat yang mengharukan karena harus berpisah dengan kakak-kakak di Jakarta.

Fase Australia berlangsung dari tanggal  11 Oktober 2015 sampai dengan 9 Desember 2015. Saat kami tiba di Australia, tepatnya di Canberra city, kami langsung di sambut oleh Mr. Deane Edgecombe, Ms. Sarah Bennet dan Jane. Tentunya mereka memimpin orientasi kami semenjak kami pertama kali menginjakkan kaki di Australia. Orientasi diadakan pada minggu pertama yakni dari tanggal 12 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2015 dan bertempat di YHA kota Canberra. Orientasi ini diisi dengan banyak materi yang disampaikan selama orientasi yang mencakup jadwal aktivitas di Canberra dan di Ulladula, Mid Visit Break di Burial Lake, pengenalan kota Canberra termasuk transportasi umum seperti bus yang merupakan transportasi umum yang akan sering kami gunakan di sana dan bank, penggunaan telepon genggam termasuk SIM cardnya dan telepon umum, dan budaya orang Australia, informasi tentang host family dan program kerja magang, informasi tentang asuransi perjalanan/kesehatan, keamanan dan sopan santun, tidak lupa juga koordinator kami menjelaskan tentang  aturan selama di Australia.
Kegiatan lain selama masa orientasi adalah persiapan berkas untuk program magang kerja, diskusi dan latihan penampilan budaya, perkenalan dengan alumni AIYEP dan juga courtesy call ke R.G Casey building, DFAT (Department of Foreign Affairs and Trade), ACT Minister for Multicultural Affairs serta kami bermain game untuk lebih mengenal kota Canberra secara penuh yang mana game ini dinamakan scavenger hunt. Scavenger hunt adalah sebuah game dimana dalam game ini kita menjelajahi suatu tempat untuk melengkapi petunjuk sesuai dengan peta dan petunjuk yang sudah disediakan. Sangat menyenangkan.
Tibalah saat-saat kami memasuki fase Kota Canberra yang dimulai pada hari sabtu tanggal 17 Oktober 2015 sampai dengan hari minggu tanggal 8 November 2015 dengan koordinator lokal Kirrily Mckinzie. Kegiatan selama fase kota meliputi tinggal bersama host family, kerja magang, cultural performance atau pementasan budaya Indonesia ke sekolah-sekolah di Canberra, beserta dengan school visit. Saya juga kebetulan tinggal dengan keluarga angkat disana yaitu keluarga Bolton. Saya sangat mencintai mereka karena mereka sangat baik dan sangat perhatian.

Setelah satu bulan bersama keluarga Bolton tibalah fase yang menjembatani antara fase desa dan fase kota yaitu mid visit break. Mid visit break adalah agenda liburan yang dilaksanakan di tengah program, yakni masa perpindahan dari fase kota ke fase desa. Jadi, dalam perjalanan menuju Ulladula di New South Wales, para peserta termasuk saya sendiri berhenti di Burrial Lake untuk menikmati liburan. Selama Mid Visit Break, kami didampingi oleh dua koordinator dari TCN, Ms. Sarah Bennet dan Ms. Clare Anderson . Mid Visit Break berlangsung dari tanggal 8 – 13 November 2015, mid visit break diisi dengan beberapa aktifitas yang menyenangkan seperti kompetisi memasak (Masterchef), permainan (games) seperti scavenger hunt, bowling, dan bingo, latihan renang dengan instruktur renang yaitu Kirrily Mckenzie, bermain kayak , parrot feeding, dan kami juga berjalan-berjalan ke pantai yang ada disana yaitu pantai Mollymook dan belajar berselancar didampingi oleh instruktur selancar dari Ulladula. Kami juga diberikan kesempatan untuk berkunjung sementara ke daerah Ulladula, di seputar wilayah Mollymook untuk berbelanja keperluan untuk masterchef dan souvenir karena kebetulan tempatnya berdekatan dengan Burrial Lake.

Pada hari Jumat sore tanggal 13 November 2015, peserta dipertemukan dengan host family masing-masing di Burial Lake dan petualangan kamipun dimulai di Ulladula.
Kebetulan saya mendapatkan host family seorang artis yang begitu terkenal di New South Wales terutama di Australia yaitu pasangan keluarga Pitt, Turia Pitt dan Michael Pitt. Mereka belum dikaruniai anak tapi adik dari Turia Pitt tinggal bersama kami bernama Toriki Pitt (17). Kami sekeluarga tinggal di Mollymook dengan pantainya yang sangat indah.

Kegiatan AIYEP selama di Ulladula tidak berbeda dengan kegiatan selama di Canberra. Hari Senin adalah hari kunjungan sekolah dan ke komunitas masyarakat untuk menampilkan pertunjukan budaya. Di fase ini, peserta mendapat kesempatan untuk menampilkan pertunjukkan budaya di beberapa sekolah di ulladula antara lain Vincentia High School, Nowra High School, Ulladula High School dan Ulladula Primary School. Sedangkan di hari selasa hingga kamis saya bekerja sebagai pengajar di Ulladula high school. Di sana murid-muridnya sangat menyenangkan.


Setelah dari Australia tibalah fase Indonesia yang berlangsung di Sambas di desa Lumbang. Kami melakukan community development di desa Lumbang bersama dengan para delegasi dari Australia yang disebut dengan counterpart. Tentunya saya mndapatkan counterpart yang sifatnya hampir mirip dengan saya yaitu Tim Flicker.

Selesai di desa Lumbang mengabdi selama 1 bulan melakukan ComDev, kami ber-36 pun langsung bergerak ke fase kota di Pontianak setelah sebelumnya melewati fase istirahat di singkawang selama 3 hari. Dalam fase kota ini saya bersama counterpart saya tinggal bersama bapak Ir. H. Sofyan Zainal M.Si dimana beliau adalah seorang dosen di UNTAN. Seperti biasa jadwal kami, Setiap hari Senin, kami mengunjungi beberapa SMP dan SMA di daerah Pontianak guna menampilkan pertunjukan budaya membawa tarian dan lagu Indonesia yang sudah dikolaborasikan dengan tarian dan lagu khas Australia. sekolah-sekolah yang dikunjungi antara lain SMAN 2 Pontianak, SMPN 16 Pontianak, SMAN 3 Pontianak, SMA Santo Paulus Pontianak, dan SD Al- Azhar.  Pada hari Selasa sampai dengan Jumat, saya dan Tim pergi kerja ke PON TV yaitu salah satu stasiun tv swasta di Pontianak. Saya di sana bekerja sebagai presenter berita dan cameramen.

Setelah tugas selesai baliklah kami semua ke Jakarta untuk melakukan penutupan program dan kamipun kembali ke rumah masing-masing dengan rasa sedih yang sangat mendalam sampai hari ini.